Senin, 20 September 2021

REKAYASA PERANGKAT LUNAK

REKAYASA PERANGKAT LUNAK



Perangkat Lunak
Definisi Perangkat Lunak adalah:
  • Instruksi-instruksi program komputer yang ketika di jalankan menyediakan fitur-fitur, fungsi-fungsi dan kinerja yang dikehendaki.
  • Struktur data yang memungkinkan program-program memanipulasi informasi.
  • Informasi deskriptif pada salinan tercetak dan bentuk-bentuk maya yang menggambarkan pengoperasian dan penggunaan program.

Karakteristik Perangkat Lunak
  • Perangkat Lunak dikembangkan atau direkayasa, bukan diproduksi dalam konteks manufaktur.
  • Perangkat Lunak tidak mengalami “kelelahan”.
  • Perangkat Lunak dibuat berdasarkan spesifikasi yang diminta oleh pengguna.

Kategori Perangkat Lunak
  1. Perangkat Lunak Sistem (System Software) ex. Sistem Operasi.
  2. Perangkat Lunak Aplikasi (Application Software) ex. Adobe Photoshop, Ms.Word, Open Office, Libra Office.
  3. Perangkat Lunak Rekayasa/Ilmiah (Engineering/Scientific Software) ex. Aplikasi kebutuhan astronomi, otomotif.
  4. Perangkat Lunak yang tertanam (Embedded Software) ex. Sistem Control lalu lintas.
  5. Perangkat Lunak Lini Produk (Product-Line Software) ex. Produk kendali inventaris.
  6. Perangkat Lunak Aplikasi Web (Web/Mobile Applications).
  7. Perangkat Lunak Kecerdasan Buatan (Artificial Intelligence Software).

Jenis Perangkat Lunak
  1. Stand-Alone Applications
  2. Interactive Transaction-Based Aapplications
  3. Batch Processing Systems
  4. Embedded Control Systems
  5. Entertainment Systems
  6. Systems for Modelling and Simulation
  7. Data Collection Systems
  8. Systems of Systems

Perangkat Lunak warisan
  • Perangkat Lunak warisan harus diadaptasikan sedemikian rupa sehingga memenuhi kebutuhan dari lingkungan atau teknologi komputasi yang baru.
  • Perangkat Lunak warisan harus ditingkatkan kinerjanya supaya dapat menjalankan kebutuhan bisnis baru.
  • Perangkat Lunak warisan harus diperluas sedemikian rupa agar dapat saling mengoperasikan dengan sistem/perangkat lunak/basis data modern lainnya.
  • Perangkat Lunak harus dirancang ulang sehingga dapat hidup dalam lingkungan pengoperasian jaringan komputer.

Kegagalan Perangkat Lunak
  1. Meningkatnya tuntutan
  2. Harapan yang rendah
  3. Data yang membingungkan atau menyesatkan
  4. Pengkodean / implementasi aturan bisnis yang salah
  5. Kinerja perangkat lunak yang tidak memadai

Rekayasa Perangkat lunak
Rekayasa perangkat lunak merupakan aplikasi dari suatu pendekatan yang semantik, disiplin, dan dapat di ukur pada pengembangan, operasi, dan perawatan perangkat lunak. Aspek produksi RPL berkaitan dengan proses teknis dari pengembangan PL, manajemen proyek PL dan pengembangan alat-alat, metode, dan teori untuk mendukung produksi PL.

Proses Perangkat lunak
Suatu proses merupakan sekumpulan aktivitas, aksi, dan tugas yang dijalankan ketika suatu produk kerja harus dibuat. Sebuah proses Perangkat Lunak adalah urutan kegiatan yang mengarah ke produksi produk software. Sebuah proses perangkat lunak adalah urutan kegiatan yang mengarah ke produksi produk software. kegiatan proses perangkat lunak ada empat yaitu: Spesifikasi PL, Pengembangan PL, Software validasi, dan Software evolusi.

Praktek Rekayasa Perangkat lunak
a. Memahami permasalahan
  • Siapa yang terkait dalam pemecahan masalah?
  • Apa saja yang tidak diketahui?
  • Data, fungsi, dan fitur yang dibutuhkan
  • Dapatkah masalah dikategorikan (dipecah menjadi masalah yang lebih kecil)?
  • Dapatkah masalah diwakili dengan grafis?
  • Dapatkah dibuat sebuah model analisis?
b. Merancang solusi
  • Pernahkah ada masalah serupa sebelumnya dan telah didapatkan pemecahan masalahnya
  • Dapatkah sub-masalah didefinisikan?
  • Dapatkah menyusun solusinya?
c. Menjalankan rancangan
  • Apakah solusi cocok dengan masalah?
  • Apakah kode program dapat dilacak secara langsung?
  • Apakah komponen dari solusi sudah tepat?
d. Memeriksa hasil
  • Uji setiap komponen dari solusi dengan menggunakan strategi pengujian
  • Apakah solusi sesuai dengan data, fungsi dan fitur yang dibutuhkan?

Mitos-Mitos Perangkat lunak
Mitos Manajemen
  • Mitos: Kita sudah memiliki buku yang standar dan prosedur untuk membangun Perangkat Lunak.
  • Realita: Apakah buku tersebut mencerminkan praktek RPL modern, lengkap, dan dapat beradaptasi dengan keadaan yang dihadapi saat ini?
Mitos Pelanggan
  • Mitos: Pernyataan tujuan umum sudah cukup untuk mulai menulis program, dan kita dapat membuat rinciannya nanti.
  • Realita: Pembuatan pernyataan kebutuhan yang komprehensif dan stabil tidak selalu di mungkinkan (tidak ambigu), tetapi perlu mengembangkan komunikasi yang efektif antara pengembang dan pelanggan.
Mitos Praktisi
  • Mitos: Ketika kita menulis kode program dan menjalakannya, maka pekerjaan dianggap sudah selesai.
  • Realita: Semakin cepat kita mulai menulis ‘kode program’, semakin lama waktu yang dibutuhkan untuk menyelesaikannya.